Puisi: Setiap Kau Datang Karya: Isbedy Stiawan ZS
Setiap Kau Datang

“setiap kau datang,
hatiku kian lengang.”

Ia ucapkan itu
sesore kemarin
sambil menoleh kiri
pada iringan semut
yang menandu
sepotong makanan

ia lalu melempar daun
ke arus sungai
seperti menurunkan perahu
ke tepi laut

“setiap kau pergi,
sukmaku terasa mati.”

kau ucapkan itu
dengan perasaan rindu
di hadapannya
cuma ia tak menoleh
-apatah tersenyum-

iringan semut berbeban
lebih menarik sebagai mainan

Juni-Akhir Agustus 2006
Puisi: Setiap Kau Datang
Puisi: Setiap Kau Datang
Karya: Isbedy Stiawan ZS

Baca Juga: Contoh Puisi 3 Bait Pendek
Loading...

Post A Comment:

0 comments: