1963

Apakah hidup itu
Tuhan, bila kurasakan terus berulang?
Di luar, tanjung-tanjung dilembur pasang
Mendesau gletsyer di pantai Skotland
Hangus bulan menggigil-gigil di bukit pasir
Berkeping rontok membakar hutan di negeri hitam
Seratus bintang yang terjun beruntun dalam samudera
Mendekap langit dan menghapus pinggir semesta
Sedang gelombang zaman niskala
Melanda seribu kutub. Mengupas kosmos
putih telanjang

Benarkah hidup itu
Tuhan, bila kisaran terus berulang
Rangkuman tanganmu ke tubuh ini:
dengan gembira selembar putik
lahir kembali dalam mentari.

Puisi: 1963
Puisi: 1963
Karya: Syu’bah Asa

Baca Juga: Puisi karya Kuswahyo S.S. Rahardjo
Loading...

Post A Comment:

0 comments: