Sepenuhnya, tidak setengah-setengah.

Puisi: Di Kuil

Di Kuil

Dalam kepala seorang pendoa
Seekor anjing tak henti menyalak
Meski lantunan sutram dengung mangkok labu
Juga suara abu hio menyentuh lantai
Telah dua jam mengepungnya.

Puisi: Di Kuil
Puisi: Di Kuil
Karya: Inggit Putria Marga

Baca Juga: Puisi Galau

Artikel Menarik Lainnya:

0 Comments:

Posting Komentar

close