Sepenuhnya, tidak setengah-setengah.

Puisi: Malaikat Berbaris Menyambutku

Malaikat Berbaris Menyambutku

Malaikat berbaris menyambut
                        Kedatanganku
Di tengah para pelayat yang berkerumun
Dan menatapku dengan wajah pucat
Diam terbaring lemah
Anak-anakku menangis
Di antara para pelayat yang membaca Al Qu’ran
Aku pun terbujur tak mampu bertegur sapa
Pada orang-orang sekelilingku
Melayat menunggu prosesi pemakamanku
Upacaraku segera dimulai
Orang-orang mengusung keranda
Maka selesailah prosesi pemakamanku
Tinggal aku sendiri menjadi mayat
Terkubur di pangkuan-Mu

Lubuk Puding, 2010
Puisi: Malaikat Berbaris Menyambutku
Puisi: Malaikat Berbaris Menyambutku
Karya: Syamsu Indra Usman

Baca Juga: Liburan Itu Penting

Artikel Menarik Lainnya:

0 Comments:

Posting Komentar

close