Puisi: Sajak Tanganku Menggapai-gapai

Sajak Tanganku Menggapai-gapai

segala akan kosong di sana
rahasia padam nama dan wujud
batas waktu batas perjalanan
siapa bersemayam
apa bersemayam
batas makna tanganku menggapai-gapai
selamanya Kau akan jadi apa
buatku?
aku semakin tahu
kalau itu dungu
Kau membawa pedang
berdiri di mukaku
tersenyum begitu?

Yogyakarta, 30 Januari 1980
Puisi: Sajak Tanganku Menggapai-gapai
Puisi: Sajak Tanganku Menggapai-gapai
Karya: Nyoman Anarti Panoshada

Baca Juga: Puisi tentang Buaya

0 Response to "Puisi: Sajak Tanganku Menggapai-gapai"

Posting Komentar

close