Sajak Tengah Malam

Serupa mimpi, kutatap wajahmu dalam tidurku
berupa kemarahan dalam pancar silau matamu.
gelap rona tengah malam membentuk bait-bait
sajak dalam aroma tubuh-tubuh busuk
yang terpanggang sengatan matahari.

Di sana, kukira engkau juga yang telah menjadi bulan pucat warna
menatap awan-awan yang kelam menjelang pagi.
esok malam, engkau datang lagi di bawah hawa dingin 
yang membalut tidurku.
katamu: ”Sayang, di manakah kau simpan airmatamu 
yang telah kautuang dalam secangkir botol minyak wangi?”

Hujan angin malam itu telah kutulis menjadi petuah,
sebutir makna dalam hayatku menimang asa di keningmu
esok juga engkau akan menjelma air sungai yang menghantam
negeri anginku. 

Lagi, kukira engkau adalah serupa empedu
yang memahit bait sajakku
pada malam itu.

Tanah Luas, 2 Mei 2010
Puisi: Sajak Tengah Malam
Puisi: Sajak Tengah Malam
Karya: Mahdi Idris

Baca Juga: Kumpulan Puisi tentang Indahnya Laut
Loading...

Post A Comment:

0 comments: