Puisi: Sembilan Belas Mei Karya: Mahdi Idris
Sembilan Belas Mei

Malam dini hari
kuda-kuda besi berlari
menembus pekat malam
menghalau angin gigil
merobek tubuh, bersimbah darah.

Sepasang mata benteng
kau jadikan peluru tajam
menikam jantung
kau bangun makam di padang ilalang.

Dalam diammu
kau rubuhkan tiang-tiang baja
kau patahkan sayap garuda
ribuan mortir kau tiupkan
dari singgasana seberang lautan.

Kuda-kuda besi, sepasang mata bentengmu
telah gugurkan tunas pertiwi;
lantas bagaimana kami mencintaimu sebagai ibu?

Puisi: Sembilan Belas Mei
Puisi: Sembilan Belas Mei
Karya: Mahdi Idris

Baca Juga: Puisi Kangen
Loading...

Post A Comment:

0 comments: