Puisi: Tiga Jam Telah Lewat Karya: Esha Tegar Putra
Tiga Jam Telah Lewat

Tiga jam telah lewat dan malam hampir tergusur
ke dalam serakan kaca meja.

Masih ada harum gerai rambutmu
anggur terserak ke lantai
sisa mabuk berat membuat udara menebar batuk.

“Aku dengar musik, adinda. Kersik daun kering
pasir teralih badai, batu-batu hitam tenggelam
ke dasar kolam.”

Masih tersisa lesatan cahya matamu
tapi tiga jam telah lewat
waktu begitu cepat membuat napas berangkat.

Parak siang ini
kesendirian benar membikin nyeri
aku jauhkan jantung dari detak
kusembunyikan rabu dari udara bergerak
dan getar jam itu
derik bohlam hampir putus itu
kletak suara sepatu…

“Aku dengar musik, adinda. Langit beralih warna
ledakan bintang, pohon tumbang, dan jatuhan
tubuh ke sebuah jurang.”

Tiga jam telah lewat
dan malam sempurna pudur.

Padang, September 2014
Puisi: Tiga Jam Telah Lewat
Puisi: Tiga Jam Telah Lewat
Karya: Esha Tegar Putra

Baca Juga: Puisi Kesabaran karya Chairil Anwar
Loading...

Post A Comment:

0 comments: