Puisi XXII

telah kau masuki jalan hayatku
jalan mawar
yang selalu menawarkan wangi
bagi taman taman puisi

pada matamu purnama
kutemukan kenyataan
paling sunyata
merangkum duka dunia
jadi mawar sekuntum
sejak kelahiran membuka ilham
cahaya kenangan dan harapan

lewat beribu musim
lewat beribu kelahiran
dosa musnahlah
lebur segala karma
jadikan suci purnama
rangkuman suka duka
susuran jalan cahaya
mengalirlah
antarkan beribu wangi mawar
ke dalam samadiku

1997
Puisi XXII
Puisi: Puisi XXII
Karya: Wayan Jengki Sunarta

Baca Juga: Puisi tentang Ular
Loading...

Post A Comment:

0 comments: