NOL NOL

datanglah angin, sebagai kesunyian,
dihirup dalam, pada derai,  mungkin kau dengar juga

aku bersenandung, sangsai merajam
: semesta tanda-tanda!

ulat menggeliat pada buku, kepompong pecah
: kosong!

ribuan makna
: kosong!

sesosok patung menatap angkasa
: hampa!

Malang, 1999
Puisi NOL NOL
Puisi: NOL NOL
Karya: Nanang Suryadi

Baca Juga: Puisi Judul Belajar

Post A Comment:

0 comments: