Perempuan Pagi Berwajah Puisi

aku merindukanmu, katamu, pada pagi di mana puisi meronta meluncur
mendesak menghancur melumat memabukkanku. dengan terbata kubaca sepi
di wajahmu yang puisi. o, ribuan cahaya. berangkat dari pelupuk mata.

aku merindukanmu, katamu, seperti sepi yang menikam menghunjam
menyayat menyadap seluruh tubuh. o, ribuan duka. berangkat dari
pelupuk mata.

aku merindukanmu, katamu, pada hari yang senyap, tak ada bunyi
memecah dinihari, pagi di mana gelisahku sampai pada wajahmu. puisi

Puisi Perempuan Pagi Berwajah Puisi
Puisi: Perempuan Pagi Berwajah Puisi
Karya: Nanang Suryadi

Baca Juga: Puisi tentang Ibu

Post A Comment:

0 comments: