Puisi: Perempuan yang Dikutuk Tak Bakal Tua (Karya Tjahjono Widarmanto)

Perempuan yang Dikutuk Tak Bakal Tua

seseorang perempuan muda kehilangan sepasang bola matanya
ditusuki duri-duri mawar saat mencuri matahari untuk penghias konde ujung rambutnya

sejak itu, perempuan muda itu - yang dikutuk tak bakal tua - harus melata di tanah-tanah
menjelma ular di zaman hawa saat sorga masih mempunyai delapan gapura
di silang mata anginnya
membuat liang di akar-akar pohon khuldi tempatnya bersarang merencanakan muslihat
berdesis-desis mengabarkan sebuah lembah gelap yang lembab
dengan ceruk amis tempat anak-anak katak berlompatan!

Puisi Perempuan yang Dikutuk Tak Bakal Tua
Puisi: Perempuan yang Dikutuk Tak Bakal Tua
Karya: Tjahjono Widarmanto

Baca Juga: Puisi Monginsidi
Blogger
Disqus
Komentar

Tidak ada komentar