Puisi: Di Lorong-lorong Kehidupan Karya: Nanang Suryadi
Di Lorong-lorong Kehidupan

mari menelusuri hingga sudut-sudut, berbagai sisi, yang tersisihkan, menerima denyut hidup, kehidupan

simpan saja keluhmu, tataplah wajah-wajah yang tak kenal lelah menantang kesulitan hidup: kerja. kerja. kerja. bersyukur dan berdoa.

tataplah butiran keringat, dan debu yang menempel di keningnya, jemari yang tak henti bekerja, kaki yang tak berhenti bergerak

di lorong-lorong ini, aku rasakan denyut kehidupan, teriakan memaknai hidup, serupiah demi serupiah, keringat dan debu menerpa

"jahitlah sol sepatumu, gantilah baterai jammu, perbaiki remote control tvmu, periksa payung sebelum hujan" aku dengar tenaga kehidupan

serupiah demi serupiah yang membawa berkah, tak cemburu pada segunung harta tak berfaedah. sebutir demi sebutir keringat ikhlas beribadah

"inilah cinta sesungguhnya, merawat kehidupan, semangat hidup, pantang menyerah,"

2015
Puisi Di Lorong-lorong Kehidupan
Puisi: Di Lorong-lorong Kehidupan
Karya: Nanang Suryadi

Baca Juga: Puisi Menatap Rembulan

Post A Comment:

0 comments: