Gelegak Api

melayang-layang terbang melayang-layang bayang ke langit tinggi ke langit tinggi mengawang awang di musim yang sungsang di waktu yang gamang

jika sayang tinggal bayang jika bayang tinggal kenang jika cinta tinggal nyeri jika nyeri tinggal sepi jika kita tinggal aku

petualang-petualang menembus batas yang hilang sejauh pandang sejauh tak ada jurang penghalang melompati nganga luka sendiri menerobos mimpi

gelegak di dalam jiwa mendidih amarah menunjuk tak tentu arah kemana pergi kemana pergi diri tak tahu arah pulang taktahu arah kembali.

Puisi Gelegak Api
Puisi: Gelegak Api
Karya: Nanang Suryadi

Baca Juga: Puisi 30 Tahun Kemudian

Post A Comment:

0 comments: