Kaukah

kaukah yang semayam di jantungku
namun begitu asing kurasa
air, pasir, ombak, angin
terangkum jadi satu lukisan
pada lembaran kanvas hidupku

kaukah laut yang memeram topan
dalam ketenangan
jadi gelombang dalam gelisah angin
hingga mengolengkan perahu-perahu
yang berlayar ke pulaumu

kaukah yang menyadap tetes-tetes rindu
dari pohon cinta yang hampir layu
hingga aku kembali berpaling
menatap lembut wajahmu.

1993
Puisi: Kaukah
Puisi: Kaukah
Karya: Wayan Jengki Sunarta

Baca Juga: Syair Kesehatan

Post A Comment:

0 comments: