Kucatat Namamu

kucatat namamu dalam resah kemarau
saat hari-hari berpeluh mencatat wajah ranting
yang pasrah tengadah pada matahari
burung-burung pingsan dalam geleparnya
kutengok cermin itu, harapan menangkap reinkarnasimu
namun matahari tak lagi sudi mengurai ruas jemarinya
sedang engkau mabuk dalam tangkapannya

kucatat namamu untuk kali kesekian
; saat lupa mengingat warna sungai dan gemericiknya
siapa pun segera paham saat mata perih merintihkan salam yang menjauh

kucatat namamu, sebelum alpa menyeretnya
dalam lembah teka-teki melambai senyap
kucatat sebelum lupa mengubur tiap kenangan tersisa

hari-hari berpeluh mengenang setiap sisa ingatan
tak ada yang sanggup menjawab pertanyaan
tak ada yang sanggup mengulang riwayat-riwayat

kucatat namamu. sebelum semua jadi kubur sunyi.

Puisi Kucatat Namamu
Puisi: Kucatat Namamu
Karya: Tjahjono Widarmanto

Baca Juga: Puisi Terupdate

Post A Comment:

0 comments: