Puisi: Menelusur Malam, Menembus Temaram Karya: Nanang Suryadi
Menelusur Malam, Menembus Temaram

(1)
menelusur malam. cahaya lampu. jalan raya yang menjadi kenang. pada tanda tanda. yang tak henti melambai. dari lagu lagu yang diputar berulangkali. di dalam rekaman ingatan. mungkin bukan lirik yang sederhana. mungkin bukan sajak yang bersahaja. karena puisi memberi rahasianya sendiri. seperti….

(2)
jalan yang tak juga lengang. seperti dalam ingatan. penuh klakson dan deru. penuh rambu. tanda tanda yang harus kubaca. biar tak sesat diri. menafsir makna. menafsir marka. menafsir bahasa jalan raya.

(3)
malang pasuruan probolinggo situbondo banyuwangi pantai utara timur jawa membaca tanda dari titik ke berapa di panarukan kaki deandels dijejakkan sejarah yang hilir mudik dalam ingatan

(4)
menembus malam. dinihari yang temaram. di sela-sela sorot cahaya. kendaraan melaju ke mana. entah. ke dalam pikiran yang simpang siur. antara kenang dan kenang. menembus malam. menjelajah riwayat waktu.

Puisi Menelusur Malam, Menembus Temaram
Puisi: Menelusur Malam, Menembus Temaram
Karya: Nanang Suryadi

Baca Juga: Sajak Awal Bulan November

Post A Comment:

0 comments: