Puisi: Neo, Dongeng Itu... Karya: Nanang Suryadi
Neo, Dongeng Itu...

"kita ada di mana?" katamu begitu gagap dan gamang. "ini bukan perahu bukan. di tengah gelombang. tak henti. tak henti. menggoyang-goyang. 

ini bukan mimpi buruk bukan mimpi menakutkan bukan seperti dongengmu bukan. aku bukan manusia super. ah, tubuhku bergoyang. seperti ingin kencing di celana. inikah ketakutan!" 

ya, kau bukan manusia super. ia telah terbunuh di ujung perang dunia. kau membaca dongeng itu? ia hendak membunuh tuhan. ia hendak membunuhnya... 

kau menangis. siapa yang kau tangisi? dirimu sendiri atau kenyataan yang menyedihkan... 

"tapi kulihat wajah itu, neo, kepalanya gundul, bercap swastika di tubuhnya..."

Puisi Neo, Dongeng Itu...
Puisi: Neo, Dongeng Itu...
Karya: Nanang Suryadi

Baca Juga: Puisi Hujan Bulan Desember

Post A Comment:

0 comments: