Pertapa Batu
: amatlah sabar, rakyatmu indonesia

demikian lambat, gerak di lintasan waktu, adakah yang melintas demikian penuh rindu, sepenuh rindu, hingga waktu terdiam, tak bergerak

masihkah kau ingin membisu, merahasiakan sesuatu, semacam rindu, atau cinta yang kau simpan diam-diam di dalam hatimu itu, atau amarah yang terpendam

mungkin engkau ingin serupa batu, membisu di dalam sungai, menunggu lumut kan datang, hingga tangan berpalu memukulmu

kau memang serupa batu-batu, membisu dan membisu, walau demikian keras palu memukulmu, tak ada aduh, sungguh, kau memang batu

Malang, 29 Maret 2011
Puisi Pertapa Batu
Puisi: Pertapa Batu
Karya: Nanang Suryadi

Baca Juga: Puisi Bulan Singkat

Post A Comment:

0 comments: