Petilasan Dlepih*

apa yang mengantarkanmu bentangkan hijau yoni telanjangmu?
tenung lelaku lelaki itukah yang memaksamu menghirup mewangi dupa?
atau kuasa ramalan yang dongengkan warisan mahkota di rontal sejarah?

lantas, kau bergegas hanyutkan kemben ke palung paling rahasia
palung muasal  segala mahkota disembunyikan juga deret silsilah dituliskan

aku bentangkan tikar. kuurai rambutmu legam berombak
kubakar dupa bunga agar aroma telanjangmu mewangi semerbak
engkau rebahkan tubuh dalam  gending karonsih
: inilah warisan itu, pungutlah!
reguk telanjangku!
sebut Gustimu, lantas segera tikam aku dengan lembing lingga tajammu!

senggama dupa dan kembang pun lontarkan tembang gambuh asmaradana
: duh, Gusti, diam-diam kupasrahkan tresna ini pada sejarah.
duh, lelaki pengantinku, keningmu berkilau. kelak pewarismu akan tuliskan
silsilahnya di lekuk legit payudaraku!



*)  Petilasan Dlepih di Wonogiri dipercaya sebagai tempat bercinta Ratu Kidul dengan Panembahan Senapati Raja Mataram I
Puisi Petilasan Ndelepih
Puisi: Petilasan Dlepih
Karya: Tjahjono Widarmanto

Baca Juga: Puisi Burungku

Post A Comment:

0 comments: