Puisi: Ketika Musim Habis (Karya Tjahjono Widarmanto)

Puisi: Ketika Musim Habis Karya: Tjahjono Widarmanto
Ketika Musim Habis


musim pelan-pelan gontai mengikuti arah matahari
diam-diam angin berkhianat membiarkannya tersesat
tak mungkin lagi kita berpaling ke belakang
jejak-jejak kaki di jalanan becek telah terhapus
hari-hari mengerut dengan cepat

kita semua terluka
ingin kembali memintal waktu
namun gerimis mempercepat curahnya berganti kemarau utuh
matahari telah menyediakan kafan bagi oase-oase

sisa-sisa musim adalah telur yang mengelupas
kita masih saja sibuk mempersoalkan makna
kata setia, cinta, dan kangen
sedang senja terakhir tertatih-tatih
meninggalkan derai-derai tawa.

: ketika musim selesai
kita cuma saling pandang. cuma


Sumber: Qasidah Langit Qasidah Bumi (2023)

Tjahjono Widarmanto
Puisi: Ketika Musim Habis
Karya: Tjahjono Widarmanto

Biodata Tjahjono Widarmanto:
  • Tjahjono Widarmanto lahir pada tanggal 18 April 1969 di Ngawi, Jawa Timur, Indonesia.
© Sepenuhnya. All rights reserved.