Papan Iklan

kau paham, ia hanya menawarkan apa saja yang tidak kaumiliki. saat dahaga pada mata, ingin kau sentuh punggungnya yang menjelma bongkahan kristal. dan di sepanjang jalan kota, hanya ada sisa lupa atau usia yang mendadak tua. kencan masa lalu yang kerap gugur, menabur semua kumpulan umur.

apa engkau merasa semakin haus? ia mengedipkan matanya yang bening, senyum perempuan yang lebih basah dari mantan pacar. kau membaca kata-kata, ajakan yang menggoda. mendadak ada puisi yang lahir di sana, dari sebuah papan iklan yang telanjur lesap kaubaca.

2018
Puisi Papan Iklan
Puisi: Papan Iklan
Karya: Alex R. Nainggolan

Baca Juga: Puisi Puitis Panjang

Post A Comment:

0 comments: