Puisi: Hujan di Epicentrum (Karya Alex R. Nainggolan)

Hujan di Epicentrum

aku menepi di pelataran restoran. siang menjadi dingin, aku menghirup udara kota yang membising. terus berdenging seperti kepakan lebah. orang menatap gadget dan berubah jadi narsisus, menyimpan sisa birahi semalam. di percikan hujan, aku gemetar berurusan dengan langkah kaki. membelah ilusi air, mengusap gugup takdir.

aku sendiri, di antara bayangan kaki. langkah yang terseret dan kota tertimbun di depan mata.

2016
Puisi Hujan di Epicentrum
Puisi: Hujan di Epicentrum
Karya: Alex R. Nainggolan

Baca Juga: Puisi Indonesia Pendidikan

0 Response to "Puisi: Hujan di Epicentrum (Karya Alex R. Nainggolan)"

Posting Komentar

close