Hujan di Taman

Hujan di taman. Senja disembunyikan kabut. Burung-burung
berumah pada ribaan daun-daun. Mereka urung bernyanyi.
Suara hujan terlalu besar dan angkuh.

Senja disembunyikan kabut. Ada genangan air di rumput.
Genangan itu terlalu luas bagi sekelompok semut
yang tersesat. Bagai danau raksasa dalam dongeng
anak-anak. Beberapa daun gugur. Menjadi sampan.
Membawa mereka berlayar ke negeri jauh.

Hujan di taman. Senja disembunyikan kabut. Malam
bermimpi bertemu pagi yang tersenyum. Saat mencium kening
matahari. Tetapi siapa yang percaya
pada esok hari?

Tak ada kabar tentang semut-semut itu lagi.
Barangkali mereka telah sampai di negeri jauh.

1991-1992
Puisi Hujan di Taman
Puisi: Hujan di Taman
Karya: Cecep Syamsul Hari

Baca Juga: Puisi Dukamu Abadi

Post A Comment:

0 comments: