Kita Menghirup Udara yang Sama

apa yang beda dari sepi hamzah, chairil dan bujang di penghujung abad 20?

sepi yang sama, kukira
walau, sepi kita tersesat di layar monitor

ketika dibuka
hanya putih semata.

Puisi Kita Menghirup Udara yang Sama
Puisi: Kita Menghirup Udara yang Sama
Karya: Nanang Suryadi

Baca Juga: Belajar Menulis Puisi

Post A Comment:

0 comments: