Puisi: Pintu Kamar Penyair (Karya Cecep Syamsul Hari)

Pintu Kamar Penyair

hanya setombak jarak
bulan perak yang teramat enggan pulang
dari pintu kamar
penyair yang duka

wahai pemilik malam
tak lagi legamkah rambutmu?

hanya satu bintang
menghikmati sepi
ke dalam bejana langit
para malaikat menuangkan air mendidih

wahai pemilik fajar
tak lagi teduhkah matamu?

hanya setombak jarak
bulan perak yang teramat enggan pulang
dari pintu kamar penyair
yang duka

1988-1999
Puisi Pintu Kamar Penyair
Puisi: Pintu Kamar Penyair
Karya: Cecep Syamsul Hari

Baca Juga: Puisi Pendek Status WA

0 Response to "Puisi: Pintu Kamar Penyair (Karya Cecep Syamsul Hari)"

Posting Komentar

close