The Wedding Song

Apa yang tersisa dari sepi selain separuh
kenangan? Malam, tak seperti biasanya, gaduh
dan kasmaran. Inikah malam pengantin itu,
Id? Ketika separuh yang lain dari sepi diam-diam
disembunyikan tuter mobil di kejauhan, suara lembut
tirai yang melambai-lambai dan isak

tangismu yang kau simpan jauh
dalam batinmu. Pagi, kau seduh teh kental
manis dengan senyummu yang lembut. Secarik
pesan yang biasa bagi sebuah kehidupan
yang lain: Dunia bukan Antah Berantah. Tanpa peri,
cangkir-cangkir aneh yang pandai menari,

segala yang ajaib dan mimpi.

1993
Puisi The Wedding Song
Puisi: The Wedding Song
Karya: Cecep Syamsul Hari

Baca Juga: Puisi Paling Indah di Dunia

Post A Comment:

0 comments: