Puisi: Aku datang dari Tanah Hitam Karya: Budiman S. Hartoyo
Aku datang dari Tanah Hitam

Aku datang dari Tanah Hitam
kulitku hitam, cadarku hitam
 
Darahku menggelegak di lumpur Tanzania
hatiku bergolak di gurun Arabia
Hidupku menggelepar di Afrika Hitam
Jiwaku bergetar di ambang Multazam

Aku menjelang dari jauh nun di seberang
menyurukkan nasibku yang terpuruk kelam
Kusibakkan cadarku hitam karna kepayang
melepas rindu mengecup Sang Batu Hitam

Aku datang dari Tanah Hitam 
mataku legam, nasibku kelam

Kuseret jiwaku dalam tawaf di ujung malam 
meniti butir tasbih hari-hariku sepi
Berdemper dalam saf Masjidilharam
menguak tabir rahsia janji Firdausi
 
Terseok kakiku lumpuh bersimpuh
menggenapkan cemasku dalam keluh
Akan sampaikah harapku dalam gumam riuh
akan terdengarlah doaku di galau rusuh
 
Perempuan hitam dari Tanah Hitam
berpesta mandi di Telaga Zamzam
Air mata bukan lagi miliknya
satu-satunya harta seberkas cahaya
 
Aku datang dari Tanah Hitam 
Labbaika Allahumma, aku datang

1992
Puisi: Aku datang dari Tanah Hitam
Puisi: Aku datang dari Tanah Hitam
Karya: Budiman S. Hartoyo
    Catatan:
    • Budiman S. Hartoyo tergolong sebagai penyair Angkatan '66.
    • Budiman S. Hartoyo lahir di Solo, tanggal 5 Desember 1938.
    • Budiman S. Hartoyo meninggal dunia tanggal 11 Maret 2010.

    Baca Juga: Puisi yang Terindah di Dunia

    Post A Comment:

    0 comments: