Puisi: Bahtera Arwah (Karya Slamet Sukirnanto)

Bahtera Arwah
in memoriam
mendiang Mas Giman Kartoikromo
wafat pada usia 107 tahun

Sungguh Aku tak mengerti
Apakah di Sorga
Arwah juga bisa
Merintih tinggi
Mendaki puncak!

Bahtera melaju
Mengayuh
Mendayung
Sampan jiwamu
Ruang kosong
Melacak jalan udara
Mencari dataran pijak!

Bumi
Menampung jasad ini
Hidup dan kehidupan
Membekas. Menapak
Dan keringat yang pernah mengalir
Usia terus menderas
ke hilir. Muara terbuka
Melepas semua miliknya!
Beban muatan kesabaran
Kau lepaskan semua. Di sini

Pelabuhan tempat bertolak
Layar bahtera jiwamu berkibar
Di rumah tua
Di rumah sewa
Bertumpukan debu
Ranjang yang rapuh
Ranjang kayu yang bisu
Menuturkan semua riwayatmu!

Sungguh Aku tak mengerti
Apakah di Sorga
Arwah juga bisa
Merenungi jasadnya
Mengeja alam fana!

Bahtera melaju
Meninggalkan kemeja
Darah daging dan mimpinya
Juga sisa semua yang duka!

Sungguh Aku tak mengerti
Apakah di Sorga
Arwah juga bisa
- ketawa

Solo, 15 Juni 1982
Puisi: Bahtera Arwah
Puisi: Bahtera Arwah
Karya: Slamet Sukirnanto
    Catatan:
    • Slamet Sukirnanto lahir di Solo pada tanggal 3 Maret 1941.
    • Slamet Sukirnanto meninggal dunia pada tanggal 23 Agustus 2014 (pada umur 73 tahun).
    • Slamet Sukirnanto adalah salah satu sastrawan angkatan 1966

    Baca Juga: Puisi Terbaik untuk Orang Tua

    0 Response to "Puisi: Bahtera Arwah (Karya Slamet Sukirnanto)"

    Posting Komentar

    close