Puisi: Kayuh Tasbihmu (Karya Slamet Sukirnanto)

Kayuh Tasbihmu

Kayuh tasbihmu
Dayung sampan iman
Darah daging menuju hulu
Mengalir, terus mengalir zikir

Keringat tobat subuhmu
Membasahi jagad
Minta cahaya
Zikir mengalir sampai di mana?
Pijar penerang
Jalan tongkangku
Kadang lurus
Kadang berliku
Berputar-putar atau diam
Di pusaran
Disergap kealpaan

Hanyut semua ikhwal
Hanyut semua gejala
Hanyut semua yang fana
Tertinggal jauh dekat senja

Kayuh tasbihmu
Dayung sampan iman
Ma'rifat dan salawat
Berlabuh sangat merapat

Pulau Penyengat, Tanjung Pinang, 1981
Puisi: Kayuh Tasbihmu
Puisi: Kayuh Tasbihmu
Karya: Slamet Sukirnanto
    Catatan:
    • Slamet Sukirnanto lahir di Solo pada tanggal 3 Maret 1941.
    • Slamet Sukirnanto meninggal dunia pada tanggal 23 Agustus 2014 (pada umur 73 tahun).
    • Slamet Sukirnanto adalah salah satu sastrawan angkatan 1966

    Baca Juga: Puisi Terbaik Sitor Situmorang

    0 Response to "Puisi: Kayuh Tasbihmu (Karya Slamet Sukirnanto)"

    Posting Komentar