Puisi: Lautan (Karya Rustam Effendi)

Lautan

Terdengar derai ombak, bercerai,
Terhampar ke pantai, sorai terurai.
Mengaum deram, derum lautan,
Walaupun di dalam malam yang kelam.

Terbentang muka, alun tiada,
Tergenang segara, tida' terduga
Menyanam air, dalam arusan,
Satupun ta’ mungkin, dapat menyilam.

Demikianlah konon lautan hidup,
Bersabung ombak sebelah ke luar,
Bercatur rasaian, senang dan sukar.

Bagaimanakah artinya rahasia hidup?
Apakah ujud manusia bernyawa?
Seorang pun tiada mungkin menduga.

Puisi: Lautan
Puisi: Lautan
Karya: Rustam Effendi

Catatan:
  • Edjaan Tempo Doeloe: Roestam Effendi.
  • Ejaan yang Disempurnakan: Rustam Effendi.
  • Rustam Effendi lahir di Padang, Sumatra Barat, pada tanggal 13 Mei 1903.
  • Rustam Effendi meninggal dunia di Jakarta, pada tanggal 24 Mei 1979.
  • Nama samaran Rustam Effendi adalah Alfaroes. Nama samaran lain yang juga pernah digunakan adalah Rangkajo Elok, Rantai Emas, Rahasia Emas, dan lain-lain.

Baca juga: Puisi tentang Rindu yang Terpendam

0 Response to "Puisi: Lautan (Karya Rustam Effendi)"

Posting Komentar

close