Pantun tidak Bernama

(1)

Tak seorang mau melempar pandang
bunga mekar di sela lalang
Tak seorang tahu di sebuah ladang
cinta berpendar di siang lenggang

(2)

Ada layar putih kemilau
menuju ke pulau bernyiur hijau
Ada debar kasih menghimbau
ke hari lampau di sebuah dangau

Ada mendung tergantung tebal
di ujung selatan di batas tapal
Ada untung sudah diramal
di ujung penghabisan: selamat tinggal

(3)

Ada pantai di ujung Pasaman
ada bukit melingkar hutan
Ada sangsai di ujung angan
ada sakit di lingkar rawan

Ada bunga meratap di ladang
tertinggal jauh nun di seberang
Ada mata menatap berlinang
tertinggal jauh di balik kenang

Puisi: Pantun tidak Bernama
Puisi: Pantun tidak Bernama
Karya: Hartojo Andangdjaja
    Catatan:
    • Edjaan Tempo Doeloe: Hartojo Andangdjaja.
    • Ejaan yang Disempurnakan: Hartoyo Andangjaya.
    • Hartojo Andangdjaja lahir di Solo, Jawa Tengah, 4 Juli 1930.
    • Hartojo Andangdjaja meninggal dunia di Solo, Jawa Tengah, 30 Agustus 1990 (pada umur 60 tahun).
    Baca Juga: Puisi Cinta Sedih Pendek

    Post A Comment:

    0 comments: