Pemburu

Seperti katamu kita pemburu menapak di perbukitan
di bawah menggelombang kemilau hutan

dengus kijang harum bau musang
menusuk rangsang
dan di jauhan burung-burung berkejaran

kita berjalan dan sekali tertegun dalam bimbang:
di pundak kanan memberat hitam senapan
di pundak kiri kita sandang kasih sayang

tapi merak berteriak di jauhan
memanggil panjang: pemburu, lemparkan
buang kasih sayang, di mukamu hutan menggelombang

dan liar kita buang kasih sayang
kita menuruni perbukitan menembus ke lubuk hutan
dan hidup dalam rangsang deram letusan, jerit kematian hewan-hewan

dan di akhir perburuan terkejut kita menatap nyalang
sendiri, seperti terjaga dari mimpi
di tengah bangkai-bangkai berkaparan dan sia-sia mencari
kasih sayang yang jauh hilang

Puisi: Pemburu
Puisi: Pemburu
Karya: Hartojo Andangdjaja
    Catatan:
    • Edjaan Tempo Doeloe: Hartojo Andangdjaja.
    • Ejaan yang Disempurnakan: Hartoyo Andangjaya.
    • Hartojo Andangdjaja lahir di Solo, Jawa Tengah, 4 Juli 1930.
    • Hartojo Andangdjaja meninggal dunia di Solo, Jawa Tengah, 30 Agustus 1990 (pada umur 60 tahun).
    Baca Juga: Puisi Cinta Wanita Muslimah

    Post A Comment:

    0 comments: