Puisi: Tanah Air (Karya Rustam Effendi)

Tanah Air

O, tanah airku, yang éndah sangat,
Berpandang katifah* hijau,
berlembah, bekasan danau,
berlangit bertudung awan,
bergunung berbukit, berpantai lautan.
O, tanah airku, yang éndah sangat.

O, tanah airku yang béta cinta,
di malam menjadi mimpi,
di siang merayan hati.
Terkurung madahan sya’ir,
pelagukan ihtisyim** asmara Kadir,
O, tanah airku yang béta cinta.

O, tanah airku yang sangat kaya,
bergoa penyimpan logam,
berkolam penerang malam,
bersungai, berbatu ratna
lautan menyimpan harta mutiara
O, tanah airku yang sangat kaya.

O, tanah airku yang sangat subur,
bertikar bersawah padi,
berladang berkebun kopi,
berharta di dalam hutan,
membual usaha bukan buatan.
O, tanah airku yang sangat subur!

O, tanah airku yang béta junjung,
Selamat sejaht'ra engkau,
ketika di zaman silau,
sebelum disabak orang,
semasa lembaga adat suarang.
O, tanah airku yang béta junjung.

O, tanah airku yang sangat larat,
mengeluh meratap nasib,
bertunduk menjunjung ‘aib;
dipijak, didera susah,
mempercikkan peluh dan darah.
O, tanah airku yang sangat larat.

O, nasib tanahku, yang sangat malang.
di dalam merindu untung,
bersabung kasumat pusung,
antara sesama Put’ra
tersebab khianat, menerbitkan cidera.
O, nasib tanahku, yang sangat malang.

O, tanah tumpahku yang sangat malang.
Bilakah waktunya datang,
terlepas darimu, bimbang?
Mengharamkan penjilat bangsa kebiri
karena mengingat keperluan sendiri.
O, tanah tumpahku yang sangat malang.



* katifah = permadani
** ihtisyim = hormat
Puisi: Tanah Air
Puisi: Tanah Air
Karya: Rustam Effendi

Catatan:
  • Edjaan Tempo Doeloe: Roestam Effendi.
  • Ejaan yang Disempurnakan: Rustam Effendi.
  • Rustam Effendi lahir di Padang, Sumatra Barat, pada tanggal 13 Mei 1903.
  • Rustam Effendi meninggal dunia di Jakarta, pada tanggal 24 Mei 1979.
  • Nama samaran Rustam Effendi adalah Alfaroes. Nama samaran lain yang juga pernah digunakan adalah Rangkajo Elok, Rantai Emas, Rahasia Emas, dan lain-lain.

Baca juga: Puisi Sedih Menyentuh Hati

0 Response to "Puisi: Tanah Air (Karya Rustam Effendi)"

Posting Komentar

close