Sepenuhnya, tidak setengah-setengah.

Puisi: Ternyata (Karya Hamid Jabbar)

|
Ternyata

Kalau bukan karena angin, tak kutahu indahnya lagu.
Kalau bukan karena angan, tak kutahu indahnya rindu.
Kalau bukan karena ingin, tak kutahu tak tahuku.

Engkau selalu berjaga dan menjagakan aku selalu
Di tiap tikungan yang paling risau yang memukauku
Engkau selalu menyapa, "hamid, ada yang lebih daripada itu..."

Dan aku pun berlagu bersama rindu yang berlagu dalam rasa
tak tahuku.
Dan rasa cinta yang Kau, tiupkan dahulu pun tumbuh menderu
dalamku.
Hingga aku pun begitu malu: ternyata Engkau begitu sayang
padaku...

1978

Sumber: Wajah Kita (1981)

Puisi: Ternyata
Puisi: Ternyata
Karya: Hamid Jabbar

Biodata Hamid Jabbar
  • Hamid Jabbar (nama lengkap Abdul Hamid bin Zainal Abidin bin Abdul Jabbar) lahir 27 Juli 1949, di Koto Gadang, Bukittinggi, Sumatra Barat.
  • Hamid Jabbar meninggal dunia pada tanggal 29 Mei 2004.

Bacaan Menarik

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.