Puisi: TOPENG (Karya Bambang Widiatmoko)

TOPENG
- bersama A. Prayitno

Ribuan topeng tiba-tiba menjelma di dadaku
Usai terbangun di dalam kotak-kotak kaca kelu
Ribuan topeng yang entah berasal dari mana
Datang menampakkan muka, dari raja sampai raksasa.

Kesepiankah topeng itu, dipajang untuk dikenang
Sebagai potret panjang peradaban manusia
Dalam kesejatian sejarah yang bisa diperdebatkan
Penanda identitas yang lahir dari perut zaman.

Tatapan topeng dingin membekukan langkahku
Seolah ingin bertanya, atau malah menjawab tanya
Seperti album raksasa warisan nenek moyang menampar muka
Tak mungkin aku berlari mengejar asal muasal semesta.

Topeng tak ingin menunjukkan wajah bopeng insani
Topeng tak bisa mati meski berniat bunuh diri
Topeng tak pernah berdiam diri meski disimpan di almari
Topeng tak bisa dusta meski berabad ditikam sepi.

2014
Puisi: TOPENG
Puisi: TOPENG
Karya: Bambang Widiatmoko

Baca juga: Puisi Islami Sedih Singkat

0 Response to "Puisi: TOPENG (Karya Bambang Widiatmoko)"

Posting Komentar

close