Alpa
Buat Kanto

Seperti kealpaan akal yang bertakhta
Menyanggah kelelapan lagu malam yang larut
Mendenyut ragam prasangka bagai agama tanpa pahala

Menggeremang lurung kutempuh luyung-luyung
Kubantah mimpi kursi halaman yang dingin
Kusangkal wasiat dongeng kala dian bilik diturunkan

Pejar-pejar murung malam terlepas dari rona senja
Tapi tiada lupa rindu tanpa kebosanan malam dulu
Kanak-kanak yang mendapat mainan di mimpi pertama

Aku kunjungi saudara kembarku dengan jaket malam
Batuk-matuk tbcnya menciumi rindu mukaku
Ah, malu aku curiga pada manusia begitu pendiam

Pun dia beragama
Dan pada negeri baka pelariannya terakhir
Tapi aku tak akan ditinggalkannya
Terlepas seperti malam murung begini

Bila kealpaan akal bersedia merangkul pengorbanan
Ia memang menawanku kapan hidupku tinggi hati
Namun didoakannya kapan hidupku begini petualang.

Puisi: Alpa
Puisi: Alpa
Karya: Sugiarta Sriwibawa

Catatan:
  • Sugiarta Sriwibawa lahir di Surakarta, pada tanggal 31 Maret 1932.
Baca juga: Contoh Puisi Hujan Singkat

Post A Comment:

0 comments: