Di Pilar Jembatan

Bayangannya kurasakan sampai kepadaku
Tetapi temaram cahaya senja
Sebersit tak tergenggam
Jariku tergantung di antara ada dan tiada

Suara anginnya kurasa menyentuh kepadaku
Tetapi suara airnya yang memukulku bertubi
Terban bumi hatiku
Gugur tak tertahan. Gugur, berguguran

Berbareng suara-suara berbentur dalam kelam
Suaraku sendiri tenggelam entah di mana

Dahagaku menagih
Berjuta mata menatap dalam satu dera

Aku tertunduk

Maafkan tanah airku
Bila sekali waktu aku lumpuh membisu
Betapa kudengar berjuta hati berkata
Maafkan tumpah darahku

Aku terlibat dalam kelam
Kelam yang kukenal, tak kupahami
Tetapi yakinlah
Ia hanya satu hal yang sementara

1967
Dari Tugu (Antologi Puisi 32 Penyair Yogya, 1986)
Puisi: Di Pilar Jembatan
Puisi: Di Pilar Jembatan
Karya: Kirdjomuljo

Catatan:
  • Edjaan Tempo Doeloe: Kirdjomuljo
  • Ejaan yang Disempurnakan: Kirjomulyo
  • Kirdjomuljo lahir pada tanggal 1 Januari 1930 di Yogyakarta.
  • Kirdjomuljo meninggal dunia pada tanggal 19 Januari 2000 di Yogyakarta.
Baca juga: Puisi Kenangan Sahabat

Post A Comment:

0 comments: