Ise-ise

Daunan menghijau
Di ujungnya matahari bertengger
Tarian kemilau
Kuncup-kuncup bermekaran
Lalu pagi
Tiba-tiba jadi wangi
Dibawah kali mengalir
Tertegun-tegun
Batu-batu ah
Mana hiraukan rintihnya

Fajar menggeraikan rambut tembaga
Dari ribuan mata
Embun mengerlingkan cerlang
Angin meyepoikan
Sari wangi kembang-kembang
Perebutan mencumbu pohonan
Akar-akar gemetaran
Getah mendidih
Pucuk-pucuk menggigil
Dalam pagi yang larut

Gemunung tinggi
Kukuh menyimpan resia
Sepele baginya
Sengsaraku menunaikan ziarah
Dibanting-banting jip di jalanan
Borok-boroknya memekikkan
Perbaikan-perbaikan

Sungaimu pilu, Ise-ise
Nyanyian luka
Menetes di sunyi lubuk
Isak tangismu
Duh, kian menjadi

Sebuah desa tinggal nama
Ise-ise
Sebuah gerbang kenangan
Tugu nasib ribuan rakyat
Korban bengis penjajahan

Puisi: Ise-ise
Puisi: Ise-ise
Karya: L.K. Ara


Catatan:
  • Nama lengkap L.K. Ara adalah Lesik Keti Ara.
  • L.K. Ara lahir di Kutelintang, Takengon, Aceh Tengah, 12 November 1937.

Baca juga: Puisi Suka dan Duka

Post A Comment:

0 comments: