Batara Kala

telah kuberikan semua yang diminta

aku ditaruh di atas meja lantas dikelupas
kulit demi kulit

juga dagingku selapis demi selapis
juga tulangku dipatahkan sepotong-sepotong

dengan tak sabar direnggut jantungku
dari dada
darah bercucuran di kamar bedah

kepalaku, badanku, anggota tubuhku diremukkan
dengan tangannya yang kuasa sehingga tak ada
yang tersisa

kecuali nyawa

dan itu dilahapnya seketika

Puisi: Batara Kala
Puisi: Batara Kala
Karya: Subagio Sastrowardoyo

Baca juga: Penyair Indonesia dan Karya Puisinya

Post A Comment:

0 comments: