Bulan Dini Hari

Gema sepi yang kudengar terlalu pagi
Alam ramah yang luka risik suaranya
Rebah rentah sayap mataku

Tapi terasa akhir hidup adalah rindu
Bagai bulan lela dinihari
Kunafas dalam, betapa sejuknya cahaya mati

Puisi: Bulan Dini Hari
Puisi: Bulan Dini Hari
Karya: Sugiarta Sriwibawa

Catatan:
  • Sugiarta Sriwibawa lahir di Surakarta, pada tanggal 31 Maret 1932.
Baca juga: Puisi Palestina Tercinta

Post A Comment:

0 comments: