Puisi: Cinta (Karya L.K. Ara)

Cinta

cinta semakin pendek kata
semakin dekat rasa
cinta hilang kata
tinggal rasa

mestinya diungkap panjang
tapi tak tega
berbual berlebihan
aku menyimpan cinta
sembilan peluru dalam dagingku
diam-diam ia jadi anakku
tak kesiapa kusebut
juga kepada orang tak patut
hanya penyair
menyulam syair
cinta

kini cintaku
mereka ambil satu-satu
di bawah sungai darah
mereka bilang bedah
aku perih
bukan rasa sakit yang perih
tapi rasa berpisah yang perih

siapa yang mengirim mereka
hingga menetap dalam daging
tak jadi soal lagi
karena itu pasti
restu Illahi
betapa tidak
jika Kau berkehandak
dengan satu peluru saja
hamba akan tergeletak.

kini tinggal satu
mungkin sekali waktu
aku akan tinggal sendiri
dan anak-anakku akan pergi

dengan tubuh terhuyung
tubuh yang penuh parut cinta
aku berdiri
jadi saksi
telah terjadi sesuatu
di negeri ini
aku malu menyebutnya
tapi hujan menggoresnya di debu
hampir tak terbaca
k e b i a
da b
an

Banda Aceh, 22/2/2011
Puisi: Cinta
Puisi: Cinta
Karya: L.K. Ara

Catatan:
  • Nama lengkap L.K. Ara adalah Lesik Keti Ara.
  • L.K. Ara lahir di Kutelintang, Takengon, Aceh Tengah, 12 November 1937.

Baca juga: Puisi tentang Demokrasi Pemilu
Blogger
Disqus
Komentar

Tidak ada komentar