Puisi: Di Sisi Waktu (Karya Fridolin Ukur)

Di Sisi Waktu

        Kita berpacu dengan waktu
        Menghitung hari-hari usang
        Perjalanan kita bersama

Malam ini kita berhenti
Di sisi waktu
Persimpangan yang akan memisahkan:
Bulan pucat dengan mentari emas
Benua dingin dengan khatulistiwa gerah

        Kita hidup di kesementaraan segala
        Tidak ada yang bisa bertahan
        Kecuali cinta dan persahabatan

Kita berhenti di sisi waktu
Perbatasan risau yang begini lengang
Berkaca pada pengalaman
Kelampauan yang cukup panjang
Dan masing-masing kita mendamba
Secercah kenangan untuk dibawa
Biar tak berwarna
Biar tak bernada
Asal bermakna!

Puisi: Di Sisi Waktu
Puisi: Di Sisi Waktu
Karya: Fridolin Ukur

Catatan:
  • Fridolin Ukur lahir di Tamiang Layang, Kalimantan Tengah, pada tanggal 5 April 1930.
  • Fridolin Ukur meninggal di Jakarta, pada tanggal 26 Juni 2003 (pada umur 73 tahun).
Baca juga: Puisi Malam Pendek
Blogger
Disqus
Komentar

Tidak ada komentar