Ibuku Suatu Malam

ini jatuh menggema
ke hati di malam
dingin ibu
kutinggal sedang sedang
tidur tak berselimut
di kamar redup redup
dengan jendela terbuka

dan gordyn kesah
berkebar jagakan
pelahan mimpinya asing
mengesan di layup mata:

        anakku di halaman asyikkan bulan

lagi jatuh melanjut
ke malam jauh
akupun mimpi punya
dirangkai angin mengusap
sayup dari gunung
jauh berlagu rayu:

        mari turutkan kisah
        bulan sendiri di halaman
        rumah yang berpagar rendah
        dan besok
        besok tuturkan pada ibumu

adalah terasa panca indera
gerhana dan awan dan cahya
pada bayangan dan tunggul tubuhku
sendiri sepi
pohon
rumahku
kamar dengan jendela terbuka

dan tika fajar datang ke kamar ibu
dia bangun sendiri dari mimpi pagi:

        semalam anakku sungguh
        cintaku bulan

Dari Majalah Siasat (31 Mei 1953)
Puisi: Ibuku Suatu Malam
Puisi: Ibuku Suatu Malam
Karya: Sugiarta Sriwibawa

Catatan:
  • Sugiarta Sriwibawa lahir di Surakarta, pada tanggal 31 Maret 1932.
Baca juga: Puisi Organisasi

Post A Comment:

0 comments: