Puisi: Kaki (Karya Abdul Wahid Situmeang)

Kaki

Langkah kaki berderap teratur
diiringi irama musik dan tambur
adalah suara parade kebangsaan
pada ulang tahun hari kemerdekaan

Langkah kaki serempak maju
diantar dentuman dan komando
suara pasukan maju menyerang
dalam sebuah pertempuran

Kaki hitam yang daunnya lebar
jari-jarinya megar berjerongkangan
itulah kaki seorang petani
mandi keringat di atas lumpur

Kaki hitam yang tegap betis
mengeras batu
kaki seorang buruh
mampat ditekan penat

kaki yang menggembung
bengkak menjijikkan kaki
orang kelaparan
diserang busung

Langkah kaki berderap teratur
Langkah kaki serempak maju
Pancaran semangat tak kenal mundur

Kaki yang daunnya lebar
Kaki yang keras dan tegap
Tanda dari tugas yang berat

Kaki yang menggembung karena busung
Lambang derita yang harus rampung
Dalam ini perjuangan

Puisi: Kaki
Puisi: Kaki
Karya: Abdul Wahid Situmeang

Baca juga: Puisi Beri Daku Sumba
Blogger
Disqus
Komentar

Tidak ada komentar