Puisi: Negeri Kata-kata (Karya Leon Agusta)

Negeri Kata-kata

Berapa usia kata-kata?
Pepatah dan petitih?

Tua betapa pun tak renta
Tak mengenal ajal

Jajaran rumah sepanjang lorong, sawah di lereng
ladang di bukit dan munggu pemakaman bertanda batu
Dan bunga puding hitam, tanah, kerikil di atasnya
Selalu ada yang bisa lain, pandanglah puputan angin
Jawaban, sepertinya, ada di sana

Siapa nenek moyangnya, asal kaumnya?
Di mana tiang pertama rumahnya ditancapkan?
Dari rimba mana pohon pilihannya?
Di mana tunggul penebangannya?
Di mana sawah ladangnya, sosok jeraminya?
Di mana pandam pekuburan kaumnya?

Kata bertahta tanpa aksara
Bermahkota tanpa raja

Silsilah pun bermula setelah tanda tanya
Dalam rentang waktu, diucapkan dan dihafalkan
Tak ada kata yang dapat diganti, bagai pahatan

Siapa pun lahir, Tuhan menempatkannya, dengan cahaya
Di bumi. Kaum dan negeri menimangnya dalam tatanan
Kata memberi mereka mahkota, menandai jalan ke sorga

1999
Puisi: Negeri Kata-kata
Puisi: Negeri Kata-kata
Karya: Leon Agusta


Catatan:
  • Leon Agusta lahir di Sigiran, Nagari Tanjung Sani Maninjau, Sumatra Barat, 5 Agustus 1938.
  • Leon Agusta meninggal dunia di Kota Padang, 10 Desember 2015 (pada umur 77 tahun).

Baca juga: Puisi Galau
Blogger
Disqus
Komentar

Tidak ada komentar