Puisi: Panggil Aku Murat (Karya Slamet Sukirnanto)

Panggil Aku Murat

Panggil aku Murat
Aku berada di Johor
Aku berada di Kupang
Aku berada di Mahakam
Aku berada di Kotaraja
Aku berada di Bengkalis
Aku termangu di Selat Panjang
Termangu di Pantai Bengkulu
Aku iris Laut Jawa
Aku belah sunyi Selat Malaka
Sulur air sungai-sungai besar
Telah menyimpan nakalku
Panggil saja aku Murat
Aku pengelana mencari Tun Teja
Di padang-padang terbuka
Pantai, lembah dan ngarai
Aku tanya pada tasik
Aku tanya pada telaga
Aku tanya pada senandung melayu
Aku tanya emak di lepau
Aku tanya abang di ladang
Aku tanya datuk di surau
Jejak selendangmu
Gemerisik sarung emasmu
Ketika turun tangga
Aku tak ingin jadi rumput
Tempat kaki berpijak
Tapi aku Murat
Ingin dekat
Ingin ketemu Aku bukan Hang Tuah -
masa lalu!

Johor Bahrum, 16 Maret 2001
Puisi: Panggil Aku Murat
Puisi: Panggil Aku Murat
Karya: Slamet Sukirnanto
    Catatan:
    • Slamet Sukirnanto lahir di Solo pada tanggal 3 Maret 1941.
    • Slamet Sukirnanto meninggal dunia pada tanggal 23 Agustus 2014 (pada umur 73 tahun).
    • Slamet Sukirnanto adalah salah satu sastrawan angkatan 1966

    Baca Juga: Puisi Cinta Indonesia
    Blogger
    Disqus
    Komentar

    Tidak ada komentar