Puisi: Salam (Karya L.K. Ara)

Salam 1

salam kepada pintu terbuka yang tersenyum memandang kita
salam kepada kerikil yang menciumi kaki kita yang bersih dan kotor
salam kepada bunga di dalam pot dan bunga di luar pot yang memberi wangi harum kepada kita
salam kepada rumput yang hijau yang jadi permadani
salam kepada kendi yang berisi air dingin yang membasuh tangan, kaki, dan wajah kita
salam kepada tangga yang tinggi yang diam dan setia
salam kepada lantai yang rapat dan renggang
salam kepada tikar yang terkembang dalam warna-warni yang mengasyikkan mata
salam kepada seisi rumah, lelaki, perempuan yang besar dan kecil
salam kepada kita semua
salam.

Salam 2

salam kepada penonton yang duduk di kursi, di baris depan dan belakang, kepada yang berdiri, kepada yang duduk di lantai kepada penjual karcis, penjaga pintu, pengantar tamu, kepada pemerintah negeri beserta stafnya, kepada tukang ketik, kepada pengantar surat, kepada halaman, kepada rumput, kepada kolam, langit, matahari, bintang-bintang, kepada bumi, gunung, lembah, mata air, sungai, penumpang bus, penumpang becak, penumpang mikrolet, pejalan kaki, pencopet yang berdasi dan tak berdasi, peminta-minta yang memakai baju lusuh, dan yang tanpa baju, kepada kertas untuk mengetik sajak ini, juga salam kepada syair yang siap dibacakan.

Puisi: Salam
Puisi: Salam
Karya: L.K. Ara

Catatan:
  • Nama lengkap L.K. Ara adalah Lesik Keti Ara.
  • L.K. Ara lahir di Kutelintang, Takengon, Aceh Tengah, 12 November 1937.

Baca juga: Puisi Demokrasi dan Pemilu
Blogger
Disqus
Komentar

Tidak ada komentar