Puisi: Sebuah Minggu buat Penyair

Sebuah Minggu buat Penyair

ia pun rebah di waktu yang senggang. mencuci ingatan, juga baju-baju yang terlanjur direndam. dan tak ada puisi yang hinggap di kepala. hanya sebuah televisi dengan film kartun warna cerah. sebenarnya ia ingin santai, atau barangkali pergi ke pusat kota. mengunjungi toko buku loak, menemui kata-kata usang. setelah itu merakitnya dalam puisi. tapi perutnya sakit, di remang tidurnya suara anak-anak berlarian. berkerumun lalu menjauhinya.

2016
Puisi Sebuah Minggu buat Penyair
Puisi: Sebuah Minggu buat Penyair
Karya: Alex R. Nainggolan

Baca Juga: Puisi Puitis Cinta
Blogger
Disqus
Komentar

Tidak ada komentar