Puisi: Tumpah Darah (Karya Kirdjomuljo)

Tumpah Darah
Buat Sitor Situmorang

(I)
Sejuk angin di tanah air
tapi membakar serasa api

Hijau, rumput di tumpah darah
tapi membakar serasa belerang

Salamku padamu
salam sekandung

(II)

Tapi lari aku tak mau
bila hangus akan terasa

Lupa aku tak bisa
bila hanyut akan nampak

Soalnya, ku telah lanjur
berpaku cinta terlanjur?

(III)

Salamku padamu
salam sekandung


Romansa Perjalanan (1979)
Puisi: Tumpah Darah
Puisi: Tumpah Darah
Karya: Kirdjomuljo

Catatan:
  • Edjaan Tempo Doeloe: Kirdjomuljo
  • Ejaan yang Disempurnakan: Kirjomulyo
  • Kirdjomuljo lahir pada tanggal 1 Januari 1930 di Yogyakarta.
  • Kirdjomuljo meninggal dunia pada tanggal 19 Januari 2000 di Yogyakarta.
Baca juga: Puisi Terbaik Keluarga
Blogger
Disqus
Komentar

Tidak ada komentar